KEPRI – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mengumumkan penambahan 180 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu(1/5/2021). Dengan penambahan ini, tercatat ada 11.354 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau.
Berdasarkan data Tim Gugus Kepri, tercatat penambahan 83 kasus baru di Kota Batam, 60 di Tanjungpinang, 15 di Bintan, 21 di Karimun dan 1 di Lingga.
Sementara itu tercatat penambahan 98 pasien sembuh dari Covid-19. 43 diantaranya berada di Batam, 39 di Tanjungpinang, 9 di Bintan, 2 di Karimun dan 5 di Lingga.
Pasien Covid-19 yang menjalani perawatan (kasus aktif) bertambah menjadi 1273 orang. Jumlah pasien meninggal sebanyak 263 orang.
Berikut perkembangan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau seperti dalam siaran pers Sekretriat Satgas Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu(1/5/2021) malam:
Kota Batam: konfirmasi 7343, kasus aktif 701, sembuh 6481, meninggal 161. Kota Tanjungpinang: konfirmasi 2160, kasus aktif 277, sembuh 1839, meninggal 44.
Kabupaten Bintan: konfirmasi 973, kasus aktif 148, sembuh 798, meninggal 27. Kabupaten Karimun: konfirmasi 514, kasus aktif 66, sembuh 426, meninggal 22.
Kabupaten Lingga: konfirmasi 71, kasus aktif 10, sembuh 57, meninggal 4. Kabupaten Natuna: Konfirmasi 113, kasus aktif 3, sembuh 107, meninggal 3.
Kabupaten Kepulauan Anambas: konfirmasi 180, kasus aktif 68, sembuh 110, meninggal 2./RD_JOE
Memasuki tiga dekade kiprahnya sebagai bagian dari rantai pasok energi nasional, PT Elnusa Petrofin (EPN),…
Kebutuhan biaya pendidikan di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Data Badan…
BATAM - Aryaguna Penan, oknum Pegawai Imigrasi Batam terjerat kasus liquid vape narkotika dan sudah…
Komitmen dalam menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini membuahkan hasil. PT Monde Mahkota Biskuit melalui brand…
Di tengah dinamika sektor pertambangan, khususnya batu bara, industri pembiayaan saat ini mengadopsi pendekatan yang…
IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia menghadapi krisis…
This website uses cookies.
View Comments