KARIMUN – Menindak lanjuti laporan warga yang merasa resah dan terganggu keberadaan Warnet (Warung Internet) yang buka selama 24 jam yang didominasi Anak-anak dan anak punk didaerahnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Balai jajaran Polres Karimun menggelar razia bersama 3 Pilar, Senin (1/7/2019) malam.
Hasilnya Anak-anak dibawah umur dan anak punk yang biasa nongkrong bermain Game Online dan Browsing Internet, dibubarkan alias disuruh pulang kerumah masing-masing karena sudah larut malam dan menganggu ketentraman warga sekitar Kampung Sidomulyo Kelurahan Tanjung Balai Kecamatan Karimun Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono, S.I.K kepada media ini mengatakan bahwa razia 3 Pilar yang digelar pihaknya atas laporan warga Kampung Sidomulyo itu, guna memberikan rasa aman dan kenyamanan warga sekitar serta memelihara dan meningkatkan kondusifitas situasi Kamtibmas diwilayah hukumnya.
Giat yang digelar bersama 3 Pilar (TNI-Polri dan Pemkab Karimun_red) juga bertujuan agar terciptanya sinergitas 3 Pilar yang diwakilkan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah setempat. Selain itu, tujun lainya adalah guna terjalinnya kemitraan, koordinasi serta silaturahmi yang baik antara Bhabinkamtibmas, Babinsa dengan warga binaannya.
“Sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif dan aman ditengah-tengah masyarakat, khususnya di Kecamatan Karimun,” tegas Budi.
Penulis : Hasian
Komite Eksekutif Tokyo International Projection Mapping Award dengan senang hati mengumumkan bahwa TOKYO LIGHTS 2026,…
Minat terhadap aset kripto terus meningkat, namun banyak investor pemula masih belum memiliki strategi yang…
Di banyak desa pesisir, penghidupan warga sangat bergantung pada musim dan cuaca. Ketika laut tenang,…
Duluin, platform Earned Wage Access (EWA) asal Indonesia, meraih gelar Startup of the Year di…
PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…
Dukung komitmen PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan desa dan daerah tertinggal melalui program Desa Energi…
This website uses cookies.