BATAM – Direktorat tindak Pidana(Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri menyita sejumlah mobil mewah terkait dugaan kasus peredaran narkoba di HH Club Planet Batam, pada Kamis 13 Agustus 2026 malam. Sejumlah mobil mewah tersebut diduga milik bos HH Club berinisial BS.
Penyitaan sejumlah mobil mewah diduga milik BS tersebut dibenarkan Direktur Reserse Narkoba(Dirresnarkoba) Polda Kepri, Kombes Pol Suyono.
“Selamat malam, dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri,”ujarnya kepada SwaraKepri ketika dikonfirmasi apakah soal penyitaan mobil mewah tersebut, Jumat 14 Agustus 2026 malam.
Ketika ditanyakan soal informasi yang berkembang bahwa BS melarikan ke Malaysia, ia mengaku tidak mengetahui hal tersebut. “Mohon maaf, kurang tahu,” tegasnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh SwaraKepri, penyitaan sejumlah mobil mewah ini diduga terkait dengan pengembangan kasus peredaran narktika di HH Club Planet 3.0 yang dibongkar Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Senin 10 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.
@swarakepri.com 6 orang Tersangka, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Manajemen HH Club dalam Peredaran N4rkoba Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri telah menetapkan 6 orang tersangka dalam kasus peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) HH Club Planet 3.0 Batam. Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan bahwa jumlah tersangka pada kasus tersebut masih bisa bertambah. Ia juga mengungkapkan dugaan keterlibatan pihak manajemen pada peredaran narkotika di HH Club Planet 3.0 Batam. "Masih kita lakukan pendalaman terkait keterlibatan manajemen dalam peredaran. Jumlah tersangka masih bisa terus berkembang, bisa juga berkurang, sejumlah orang yang diamankan bisa juga jadi saksi,"ujarnya di Batam, Rabu 12 Agustus 2026. Eko menegaskan dari sebanyak 32 orang yang diamankan saat penggerebekan pada Senin 10 Agustus 2026, enam orang telah ditetapkan jadi tersangka. "Dari 32 orang yang dibawa sementara baru enam yang tersangka. Kita masih kembangkan,"ucapnya. Eko juga membenarkan adanya penemuan brankas berisi inex saat penggerebekan di HH Club Batam. "(Penemuan brankas) itu betul. Total barang bukti yang disita untuk BB(barang bukti) inex sebanyak 762 butir,"tegasnya. Selengkapnya baca di swarakepri.com #batam #hhclubbatam #hhclub ♬ suara asli – swarakepri.com
Sejumlah kendaraan yang diamankan terdiri dari Toyota Hummer DK 1 JD, Daihatsu Rocky BP 1357 CC, Jeep Rubicon B 2374 SXI, Mitsubishi BP 1497 IS, Mitsubishi Pajero Sport BM 1655 UE, Honda Brio BP 1814 QR, Jeep Rubicon BP 378 VB, Toyota Fortuner BP 1745 RI, Toyota Avanza BP 1223 GF, Toyota Fortuner BK 1862 AD, serta Toyota Kijang Innova B 2736 UKP.
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri telah menetapkan 6 orang tersangka dalam kasus peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) HH Club Planet 3.0 Batam.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan bahwa jumlah tersangka pada kasus tersebut masih bisa bertambah. Ia juga mengungkapkan dugaan keterlibatan pihak manajemen pada peredaran narkotika di HH Club Planet 3.0 Batam.
“Masih kita lakukan pendalaman terkait keterlibatan manajemen dalam peredaran. Jumlah tersangka masih bisa terus berkembang, bisa juga berkurang, sejumlah orang yang diamankan bisa juga jadi saksi,”ujarnya di Batam, Rabu 12 Agustus 2026.
Eko menegaskan dari sebanyak 32 orang yang diamankan saat penggerebekan pada Senin 10 Agustus 2026, enam orang telah ditetapkan jadi tersangka.
“Dari 32 orang yang dibawa sementara baru enam yang tersangka. Kita masih kembangkan,”ucapnya.
Eko juga membenarkan adanya penemuan brankas berisi inex saat penggerebekan di HH Club Batam. “(Penemuan brankas) itu betul. Total barang bukti yang disita untuk BB(barang bukti) inex sebanyak 762 butir,”tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dari sebanyak 32 orang yang diamankan saat penggerebakan, diantaranya adalah pengunjung dan pihak manajemen.
“Ada pengunjung dan ada manajemen, nanti kita pilah-pilah, mana yang pengguna mana yang manajemen,”tegasnya./RD
