Categories: POLITIK

BPM-PTSP Batam : Alih Fungsi Jalur Hijau di Sei Lekop tak Berizin

BATAM – swarakepri.com : Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Perizinan Satu Pintu(BPM-PTSP) Kota Batam memastikan tidak pernah memberikan izin terkait alih fungsi jalur hijau menjadi kavling di RT 03/RW 03 Kampung Abadi Jaya, Sei Lekop Sagulung.

“Kami tidak pernah mengeluarkan atau memberikan izin terkait kegiatan tersebut,” ujar Kasubdit Perizinan Pembangunan BPM-PTSP Batam, Bram, Jumat(26/6/2015) diruang kerjanya.

Ia juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati dan jeli melihat lahan yang diperjualbelikan.

“Jangan sampai tertipu, apakah legalitas dan alas haknya sudah memenuhi prosedur. Ini sangat penting bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut Bram juga memberikan apresiasi terhadap media yang telah memberikan informasi terkait adanya dugaan pelanggaran yang terjadi di wilayah Batam.

“Ini berita bagus, kita berterimakasih pada rekan media yang telah menginformasikan permasalahan ini kepada publik,” ujarnya.

Terkait kasus ini, pihak BPM juga berjanji akan menindaklanjutinya kelapangan untuk melakukan kroscek soal perizinan yang ada.

Diberitakan sebelumnya Kepala Badan Pengusahaan(BP) Batam Mustofa Wijaya melalui Kasi Publikasi Afthar Fallahziz berjanji akan turun ke kavling abadi jaya, Kelurahan Sei Lekop Sagulung untuk melakukan kroscek legalitas hukum dan dokumen yang digunakan untuk memperjualbelikan jalur hijau menjadi tempat tinggal.

“Kami akan segera turun kelapangan bersama tim yang membidangi masalah tersebut untuk mengkroscek legalitas hukum dan dokumen yang seharusnya,” ujarnya kepada AMOK Grup, Kamis(25/6/2015) diruang kerjanya.

Menurutnya tim BP Batam akan mempertanyakan dasar hukum dan dokumen yang dimiliki oknum RT/RW yang ada untuk melakukan jual beli jalur hijau.

“Kita akan pertanyakan dasar hukum dan dokumennya hingga ada unsur jual beli. Kalau hijau ya harus tetap hijau,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah ada permohonan izin dari oknum RT/RW di Sei Lekop, ia mengaku tidak mengetahui pasti.

“Kita tidak mau berspekulasi, yang pasti besok(Jumat,red) kita akan langsung pantau kelapangan untuk memastikan,”pungkasnya. (red/gtg/AMOK)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

22 menit ago

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

45 menit ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

46 menit ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

47 menit ago

Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…

2 jam ago

Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…

2 jam ago

This website uses cookies.