BATAM – swarakepri.com : Puluhan massa simpatisan dan Celon Legislatif(Caleg) DPRD Batam Partai Demokrat mendesak Ketua dan anggota Panwaslu Batam segera mengundurkan diri karena dianggap telah gagal menjalankan tugasnya dalam pengwasan pemliu legislatif di Batam, siang tadi, Jumat(2/5/2014) di Kantor Panwaslu Batam.
“Kami mendesak anggota Panwaslu Batam mengundurkan diri. Kami juga akan segera melaporkan Panwaslu Batam kepad Bawaslu Kepri,” ujar Andi Muchtar, Caleg DPRD Batam Partai Demokrat dalam orasinya.
Andi juga mengatakan Partai Demokrat mendesak Panwaslu Batam untuk mengeluarkan rekomendasi agar digelar Pemilu Ulang di Batam.
Upaya pengunjuk rasa untuk memperoleh penjelasan dari Panwaslu Batam tidak berhasil, karena seluruh anggota Panwaslu tidak berada di Kantor. Setelah bernegosiasi dengan aparat kepolisian, 2 orang perwakilan pengunjuk rasa kemudian diperbolehkan untuk mencari sendiri anggota Panwaslu disetiap ruangan yang ada.
“Besok Partai Demokrat akan kembali hadir di Panwaslu Batam dengan jumlah massa yang lebih besar,” tegas Andi kesal.
Pantauan dilapangan, saat digelarnya aksi unjuk rasa, beredar surat persetujuan pemilu ulang bermaterai 6000 yang ditandatangani oleh mayoritas Panwascam yang ada di Kota Batam.
Dalam surat tersebut disebutkan 10 butir bentuk penyelenggaraan pemilu yang terjadi di Batam. Dengan adanya pelanggaran tersebut, demi tegaknya demokrasi yang berkeadilan Panwascam meminta Pemilu Ulang di kota Batam harus dilakukan. (redaksi)
Kereta Api (KA) Siliwangi kembali membuktikan perannya sebagai moda transportasi andalan masyarakat di wilayah Cianjur…
Di era bisnis yang semakin kompetitif dan terhubung secara global, membangun karier di bidang manajemen…
Metland Cikarang kembali meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori "Balap Lintasan…
Transformasi digital pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya…
BATAM - Mantan Direktur PT.Agrilindo Estate, Bowie Yoenathan menyampaikan argumen penutup atau closing statement pada…
Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan…
This website uses cookies.