Categories: BATAMHUKUM

Jaksa Hadirkan Tiga Saksi di Sidang Kasus Penggelapan Rp1,2 Miliar PT DDE

BATAM – Setelah pada persidangan sebelumnya Jaksa Penuntut Umum gagal menghadirkan saksi di perkara penggelapan PT Delapan Daya Energi (DDE) sebesar Rp1,2 miliar terkait bisnis bijih nikel di Desa Waturampa, Kecamatan Trobulu, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara dengan terdakwa Ineke Kartika Dewi dan David MH Lumban Gaol (Berkas terpisah) Kamis 20 Juni 2024.

Pada Rabu 26 Juni 2024, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan tiga orang saksi sekaligus. Yakni, saksi Lily sebagai accounting PT DDE, Jesika Maria sebagai accounting PT Kempas Alam Abadi (PT KAA), dan saksi Apriyadi sebagai Direktur PT Sinar Tanjung Kargo.

Sidang di buka oleh Ketua majelis hakim, Tiwik didampingi hakim anggota, Dina Puspasari dan Andi Bayu Mandala Putra Syadli di ruang Prof. Soebekti dimulai dari pertanyaan Jaksa Penuntut Umum, Marthyn Luther, Abdullah yang silih berganti bertanya kepada para saksi.

Dalam keterangannya, saksi Lily menceritakan dirinya pernah diminta oleh Direktur PT DDE, Dju Ming (Saksi korban/pelapor) untuk mentransferkan uang atas invoice pertama yang diajukan oleh PT. Tiar Mora Tambang (PT TMT/perusahaan terdakwa David MH Lumban Gaol) pada tanggal 28 Januari 2021 sebesar Rp.1.420.410.000,- untuk keperluan kegiatan persiapan dan penambangan tahap 1 sebanyak 10.000 metrik ton bijih nikel dengan kadar 1,85%.

Dilansir dari situs SIPP PN Batam, adapun uang sebesar Rp.1.420.410.000,- yang telah ditransfer oleh PT DDE ke PT TMT digunakan oleh terdakwa David MH Lumban Gaol untuk ditransferkan lagi ke rekening CV Trust Cargo yang mana terdakwa Ineke Kartika Dewi merupakan kuasa Direksi di perusahaan tersebut.

Total uang yang ditransfer oleh terdakwa David MH Lumban Gaol kepada CV Trust Cargo yakni senilai Rp. 1.400.000.000,- di mana terdapat sisa dana invoice pertama sebesar Rp. 20.410.000 yang dikuasai oleh terdakwa David MH Lumban Gaol.

Setelah menerima uang tersebut, terdakwa Ineke Kartika Dewi mentransferkan kembali uang ini ke rekening pribadi atas nama saksi Zukifli secara bertahap dengan total keseluruhan sejumlah Rp. 1.182.000.000,- di mana terdapat sisa dana invoice pertama sebesar Rp. 218.000.000,- yang masih berada di rekening CV Trust Cargo.

Kemudian, saksi Zukifli mentransfer kembali uang tersebut ke terdakwa David MH Lumban Gaol sejumlah Rp. 974.550.000,- dikuasai terdakwa, di mana terdapat sisa dana invoice pertama sebesar Rp. 207.450.000,- yang masih berada di rekening Zukifli.

Page: 1 2 3 4 5

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

50 menit ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

2 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

9 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

11 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

22 jam ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

2 hari ago

This website uses cookies.