BATAM – Calon Wakil Gubernur Kepri nomer urut 2, Suryani berbelanja ke Pasar Toss 3000 Jodoh, Kota Batam, Kamis (3/12/2020) untuk belanja keperluan dapur. Tak hanya kepada pedagang, Suryani juga menyapa para pembeli yang saat itu tengah belanja di pasar.
Pasar Toss 3000 ini adalah pasar terbesar di Kota Batam dengan 1.800 pedagang kaki lima yang terdata.
Di pasar inilah warga Kota Batam dari semua penjuru berbelanja untuk mencari keperluan masak di dapur yang lengkap dengan harga yang lebih murah dibanding tempat lain.
Selain keperluan masak, di sini juga tersedia perlengkapan dapur, dan barang elektronik.
Para pedagang menyambut gembira sekali, tak sedikit di antara mereka yang meminta foto bareng Suryani pasangan dari Isdianto ini.
Suryani Calon Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2 ini juga membeli tempe untuk bahan membuat mendoan kesukaannya.
Penjual tempe di pasar ini langsung mengenalinya karena sering melihat wajah calon wakil gubernur itu di poster-poster maupun di media online. Mereka pun mengajak bicara dengan logat ngapak.
Paslon Isdianto-Suryani ini juga membagikan masker kepada para pedagang yang tidak memakai salah satu perlengkapan protokol kesehatan tersebut.
Para pembeli pun tidak ketinggalan. Rombongan ibu-ibu yang mengaku dari Batu Aji memanggil-manggil Suryani dan meminta foto bersama di lokasi pasar./Fix
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung distribusi barang nasional. Melalui…
Sajiva Residence menyampaikan apresiasi kepada PLN UP3 Gunung Putri (Cileungsi) dan PLN ULP Citeureup atas dukungan…
Pasar aset digital dan pasar keuangan global memasuki periode volatilitas yang lebih tinggi pada pekan…
Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan…
Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…
Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…
This website uses cookies.