Categories: POLITIK

Pembalap Keluhkan Tak Ada Tempat Latihan, Isdianto: Kita Siapkan Sirkuit Permanen

TANJUNGPINANG – Diperhatikan dan diberikan apresiasi dengan dikembangkan bakat menjadi idaman para anak Kepri yang bergelut di bidang olahraga terutama balap motor.

Hal itu diucapkan oleh Pembalap asal Batam, Randi Charlos saat berdiskusi dengan Isdianto di Tanjungpinang, Selasa, (17/11/2020).

Menurut Randi, saat masa kepemimpinan Ismeth Abdullah dan Muhammad Sani para pembalap diperhatikan dengan baik. Bahkan, bisa dibilang balap motor Kepri mengalami masa kejayaan.

“Waktu itu, kami betul-betul dibina dan diberikan arah yang jelas agar kami tidak kehilangan arah. Karena pembinaan yang jelas, maka pas zaman pak Ismeth dan pak Sani tim balap asal Kepri berhasil menjuarai ajang kejuaraan level nasional maupun internasional,” ujar Randi.

Saat ini, kata Randi, para pembalap motor melihat bahwa dalam visi dan misi Isdianto-Suryani (INSANI) ada program untuk anak-anak Kepri yang berprestasi.

“Kalau saya melihat di dalam program INSANI, ada secerah harapan lah buat kami ini agar dapat berprestasi. Yang kami inginkan ketika bapak terpilih, tolong bangun sirkuit road race agar kami bisa berlatih dan mengembangkan bakat disana. Bukan di jalan raya,” tegas Randi.

Sementara itu, Isdianto menuturkan jika saat ini dirinya telah menyusun perencanaan untuk pembangunan Gedung Pemuda dan Tugu Titik Nol yang berlokasi di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang.

Nantinya lanjut Isdianto, Gedung Pemuda tersebut menjadi tempat untuk mengasah dan mengembangkan bakat para pemuda.

“Sedangkan tugu titik nol, kita jadikan tempat perkumpulan pemuda untuk berdiskusi serta kalau ada konvoi-konvoi bisa memulai aktifitas dari sana,” kata Isdianto.

Sedangkan untuk sirkuit road race, Isdianto mengakui kalau saat ini terkendala lahan. Namun, sebelum dirinya cuti, Isdianto telah melihat lahan di Pulau Dompak yang bisa direkomendasikan untuk pembangunan sirkuit road race.

“Sudah ada lahan yang kita lirik di Pulau Dompak untuk dibuat sirkuit. Ini membuktikan bahwa kita serius memperhatikan para pembalap kita. Saya tidak mau, pembalap kita di “culik” daerah lain,” pungkas Isdianto./Fix

Sholihul Abidin - SWARAKEPRI

Recent Posts

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

1 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

3 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

9 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

11 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

22 jam ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

2 hari ago

This website uses cookies.