Categories: POLITIK

Pimpinan PT Uni Jaya Minta Maaf kepada Warga Teluk Tering

BATAM – Wesly, Pimpinan PT Uni Jaya mengaku tidak tahu anggotanya melakukan pengancaman kepada warga Kampung Ruli Politeknik, RT 02/RW XI, Kelurahan Teluk Tering, Batam, Kepulauan Riau.

 

“Saya minta maaf jika itu benar terjadi, karena itu diluar kehendak saya,” ujarnya kepada perwakilan warga saat Rapat Dengar Pendapat(RDP) di Komisi I DPRD Batam, Kamis(1/9/2016) siang.

 

Dia menjelaskan, orang-orang yang diperintahkannya seharusnya datang menemui warga melakukan sosialisasi. Laporan yang dia terima dari anggotanya di lapangan selama ini juga selalu baik-baik saja.

 

“Orang-orang saya itu mendapat perintah untuk mensosialisasikan penggusaran kepada warga dan memberikan sagu hati sebesar Rp 2,5 juta per KK, bila tidak ada yang mau dibiarkan saja, seperti itulah yang sebenarnya,” jelasnya.

 

Dia mengaku sangat menyayangkan sikap dari orang-orang suruhannya tersebut karena telah membuat ketidaknyamanan bagi warga.

 

“Saya baru tahu disini, dan atas keluhan dari para warga, saya minta maaf. Saya akan menhentikan penggusuran sebelum ada kejelasan,” terangnya.

 

Baca Juga : Warga Teluk Tering Mengaku Diancam, Dewan Minta Penggusuran Dihentikan

 

Dia mengatakan akan kembali melakukan sosialisasi kepada warga terkait penggusuran, dengan melibatkan instansi pemerintahan.

 

“Tapi jika tidak ada kesepakatan, saya akan serahkan kepada Pemerintah untuk menindaknya,” ucapnya.

 

Wesly juga berjanji kepada warga, anggota Dewan dan instansi terkait yang hadir untuk menunjukkan semua dokumen terkait lahan tersebut.

 

“Saya punya semua dokumennya, nanti saya akan sampaikan ke bapak DPRD, Pemko, BP Batam, dan menunjukkannya kepada warga serta perangkat daerah setempat,” pungkasnya.

 

(RED/JEF)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

59 menit ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

3 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

4 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

4 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

5 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

16 jam ago

This website uses cookies.