Categories: POLITIK

Target Retribusi Merosot, Ini Alasan Wali Kota Batam

Terkait Perubahan APBD Kota Batam Tahun 2015

BATAM – swarakepri.com : Merosotnya target pendapatan asli daerah(PAD) Kota Batam dari hasil retribusi untuk APBD-P tahun 2015 yang disoroti Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP) ditanggapi Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, Jumat(18/9/2015).

Dahlan menjelaskan beberapa alasan terjadinya penurunan penerimaan retribusi jasa umum, jasa usaha dan perizinan tertentu.

Untuk retribusi sampah, Dahlan berasalan terjadi penurutan dikarenakan banyaknya perusahaan indutsr dan perusahaan shipyard yang tidak beraktifitas dan tutup.

“Volume tonase sampah cenderung menurun dan belum semua objek dapat terpungut karena berada dilahan rumah liar dan kavling,” jelasnya dalam tanggapan dan atau jawaban terhadap pandangan umum fraksi atas Ranperda Kota Batam Tentang Perubahan APBD Kota Batam Tahun 2015

Dahlan juga mengatakan bahwa penurunan retribusi parkir disebabkan adanya kegiatan pelebaran jalan, perbaikan bahu jalan serta peningkatan pembangunan renovasi gedung.

“Disamping itu juga adanya pemungutan liar yang belum dapat ditertibkan, untuk itu perlu dicarikan solusi secara bersama,” jelasnya.

Sementara itu adanya penurunan retribusi Menara Telekomunikasi lanjutnya disebabkan adanya keputusan Mahmakah Konstitusi tentang pajak daerah.

“Retribusi menara telekomunikasi tidak dapat dipungut lagi,” terangnya.

Terkait retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing(IMTA) yang juga mengalami penurunan, Dahlan berasalan hal itu disebabkan oleh menurunnya aktifitas sektor usaha industri khususnya industri galangan kapal(shipyard).

“Banyak industri galangan kapal yang tidak dapat order pekerjaan sehingga mengurangi tenaga kerja asing(TKA) serta adanya TKA yang bekerja tidak sampai satu tahun,” ujarnya.

Dahlan juga mengaku sependapat dengan pandangan Fraksi PDIP agar pemanfaatan dana IMTA diprioritaskan untuk pengembangan keahlian ketenagakerjaan lokal pada beberapa SKPD terkait.(red/rudi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

10 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

15 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

16 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

17 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

17 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

17 jam ago

This website uses cookies.