Batam Blackout 18 Jam, Begini Penjelasan Wali Kota Amsakar – SWARAKEPRI.COM
BATAM

Batam Blackout 18 Jam, Begini Penjelasan Wali Kota Amsakar

BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad akhirnya memberikan penjelasan kepada publik atas insiden Blackout selama 18 jam pada, Senin 12 Oktober 2026.

Melalui siaran pers Diskominfo kota Batam yang diterima SwaraKepri, Amsakar memastikan gangguan pasokan listrik yang terjadi sejak Senin (12/10/2026) telah tertangani dengan mitigasi yang akurat dan solutif. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang menyebutkan Batam berpotensi akan kembali mengalami blackout selama beberapa hari ke depan.

Amsakar mengatakan, Pemerintah Kota Batam terus berkoordinasi dengan PT PLN Batam untuk memantau perkembangan penanganan gangguan dan memastikan pasokan listrik kembali normal.

“Sejak kemarin, kami terus mendorong dan berkoordinasi dengan Direktur Utama PLN Batam, Bapak Kwim Fo, beserta jajarannya. Alhamdulillah, seluruh tim teknis terkait bergerak cepat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi gangguan tersebut,” ujar Amsakar dalam keterangan tertulisnya, Selasa 13 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang disampaikan PLN Batam, gangguan awal terjadi di wilayah Sekupang dengan mitigasi akibat masalah pada sistem kelistrikan. Dampaknya kemudian meluas ke sejumlah wilayah pelayanan lainnya di Batam.

Namun, upaya penanganan yang dilakukan secara intensif menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan infografis kelistrikan PLN Batam pada Selasa (13/10/2026) pukul 04.00-05.00 WIB, sebanyak 406.083 dari total 411.219 pelanggan terdampak telah kembali mendapatkan layanan kelistrikan dan menikmati pasokan listrik. Angka tersebut setara dengan sekitar 98,8 persen dari total pelanggan terdampak.

Dari sisi beban listrik, sebanyak 496,7 megawatt (MW) dari total 501,8 MW telah kembali menyala, atau mencapai sekitar 99 persen. Seluruh 11 gardu induk dan 12 jaringan transmisi yang terdampak juga telah kembali beroperasi. Pada saat data tersebut dirilis, masih terdapat gangguan pada satu penyulang di jaringan distribusi.

Amsakar menyampaikan bahwa berdasarkan informasi terbaru yang diterima, pemulihan pasokan listrik di Batam kini telah mencapai 100 persen.

“Berdasarkan informasi terkini yang kami terima, kondisi kelistrikan sudah kembali pulih 100 persen. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan informasi yang menyebutkan Batam akan mengalami blackout selama tiga hari ke depan. Informasi tersebut tidak benar,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih cermat menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan layanan publik. Warga diminta memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi PLN Batam dan tidak langsung mempercayai kabar yang belum terverifikasi.

Menurut Amsakar, kepastian pemulihan listrik menjadi hal penting karena pasokan energi berkaitan erat dengan aktivitas masyarakat, kegiatan usaha, serta pelayanan dasar lainnya.

“Semoga dengan kembali normalnya pasokan listrik, seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar, termasuk pelayanan dan suplai air bersih. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tutupnya.

Pemerintah Kota Batam akan terus memberikan dorongan, fasilitasi dan juga senantiasa berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi layanan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik./MS

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Picu Sistem Relai Proteksi, PLN Batam Beberkan Kronologi Hewan Liar Masuk Gardu Induk – SWARAKEPRI.COM

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2023

To Top
error: Content is protected !!