JAKARTA – www. swarakepri.com : Popularitas dan elektabilitas Jokowi yang terus meningkat ternyata membuat Partai Demokrat untuk mengundangnya dalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat.
Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf peluang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk mengikuti konvensi capres sangat terbuka.
“Bisa juga Jokowi diundang, kenapa enggak,” kata Nurhayati, Kamis keamrin,(30/5/2013). Partai Demokrat kata Nurhayati membuka peluang kepada tokoh-tokoh yang memiliki visi dan misi yang jelas terkait pembangunan Indonesia.
“Selain survei, tentunya kita juga harus mengenal dengan pasti apa visi misi Partai Demokrat. Dari survei, elektabilitas dan popularitas. Ada juga integritas dan loyalitas,” jelasnya.
Sementara itu Ketua DPP PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning menilai tawaran Partai Demokrat ke Jokowi agar mengikuti konvensi Partai Demokrat jelas memiliki motif terselubung. “Orang mengajak makan saja ada motifnya. Aku yakin, politik pasti ada motifnya,” seloroh Ribka ditemui di gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (31/5/2013).
Ia menyebutkan Jokowi bukanlah politisi bodoh yang begitu saja menerima tawaran Partai Demokrat untuk mendaftar dalam konvensi Partai Demokrat. Menurut dia, pada saatnya Jokowi akan bersikap.
“Mas Jokowi bukan orang bodoh, kalau bersikap lain lagi, Dia orangnya low profile. Kalau bersikap ya bersikap. Aku yakin (Jokowi menolak),” imbuh Ribka serya menyebutkan yang terpenting saat ini PDI Perjuangan menang dalam Pemilu 2014.(red/inilah)
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
This website uses cookies.