Kasus Impor 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Mulai Disidangkan di PN Batam – Laman 3 – SWARAKEPRI.COM
BATAM

Kasus Impor 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Mulai Disidangkan di PN Batam

Kasus Impor 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Mulai Disidangkan di PN Batam./Foto Ilustrasi

Pada saat itu RS memberikan 2 Invoice packing List yang berisikan detail barang material kebutuhan galangan PT. ASL Shipyard Indonesia  yang akan dibawa oleh kapal ASL Transporter 3.

Atas tugas yang diberikan oleh RS, Fiber menghubungi KA selaku agen Pelayaran SNL Logistic PTE LTD memberitahukan bahwa PT.ASL Shipyard Indonesia akan mengimpor barang dengan meneruskan ke 2 Invoice packing List yang diterima dari RS.

Pada kesempatan tersebut, Fiber mengambil kesempatan memasukkan ke-3 mesin pesawat bekas yang dipacking kayu yang diangkut 1 unit trailer kedalam kapal ASL Transporter 3 tanpa sepengetahun RS selaku Direktur PT.CSA. Ia juga meminta kepada KA untuk tidak memasukkan ke-3 mesin pesawat bekas yang dipacking kayu yang diangkut 1 unit trailer ke dalam manifest kapal.

Selanjutnya Fiber menghubungi Dian memberitahukan bahwa 3 unit mesin pesawat bekas tersebut sudah bisa di antarkan ke Pelabuhan Jurong sebelum pukul 15.00 SGT. Setelah menerima informasi tersebut, Dian memberitahukan Ari, selanjutnya Ari memberitahukan kepada Andika dan selanjutnya Andika memberitahukan kepada Lukman.

Lukman kemudian menghubungi YU untuk segera mengantarkan ke-3 unit mesin pesawat bekas tersebut ke Gudang SNL Logistic PTE LTD yang berada di Pelabuhan Jurong Singapura, dan ke-3 mesin pesawat bekas yang dipacking kayu yang diangkut 1 unit trailer berhasil dimuat kedalam kapal ASL Transporter 3 tanpa sepengetahun RS. Akan tetapi sebelum kapal ASL Transporter 3 berangkat menuju Batam, Fiber menerima sejumlah dokumen.

Selanjutnya Fiber meneruskan dokumen Manifest kapal dan Bill Of Lading dari Agen Pelayaran SNL Logostic Pte Ltd kepada RS, selanjutnya RS meneruskan sejumlah dokumen kepada BE selaku Kordinator Shiping PT. AST selaku Agen Pelayaran Kapal Transporter 3 yang berada di Batam, dan kepada AN selaku pihak Terminal Khusus (Tersus) PT. CIS, PT.AST, dan PT. ASL SHIPYARD INDONESIA dengan tujuan memberitahukan kedatangan Kapal Transporter 3 beserta list muatan barang yang diangkut.

Pada tanggal 10 Januari 2026, Kapal ASL Transporter 3 berangkat dari Pelabuhan Jurong Singapura menuju Batam dengan membawa barang material kebutuhan galangan PT. ASL Shipyard Indonesia yang terdaftar dalam ke-2 invoice pasking list tersebut, dan ke- 3 mesin pesawat bekas yang dipacking kayu yang diangkut 1 unit trailer yang tidak masuk dalam ke dua invoice packing list tersebut.

Sekira pukul 12.00 WIB, Kapal ASL Transporter 3 tiba di Terminal Khusus (Tersus) milik PT. CIS, selanjutnya dilakukan pembongkaran muatan Kapal Transporter 3 yang diawasi oleh Fiber didampingi TA selaku Security PT. CIS. Pembongkaran muatan kapal dilakukan dengan cara menyesuaikan nomor Traler yang ada di dalam kapal dengan nomor yang ada pada manifest kapal dengan muatan 5 unit Trailer.

Selanjutnya muatan kapal yang diangkut dengan 5 unit Trailer diletakkan dermaga Terminal Khusus PT. CIS, kemudian Fiber memberitahukan kepada Dian bahwa ke-3 unit mesin pesawat bekas tersebut telah tiba di Terminal Khusus PT. CIS dan menyuruh Dian untuk mengangkut ke-3 unit mesin pesawat bekas tersebut dengan menggunakan 1 unit Trailer dan 1 unit Lori crane serta menyampaikan kepada yang akan mengangkut ke 3 unit mesin pesawat bekas tersebut untuk terlebih dahulu menemui Fiber di PT. CIS.

Atas informasi tersebut, Dian menghubungi Ari, dan Ari menghungi Andika untuk menjemput ke-3 unit mesin pesawat bekas tersebut dengan menggunakan 1 unit Trailer dan 1 unit lori crane dan menyampaikan pesan dari Fiber kepada yang akan mengangkut ke-3 unit mesin pesawat bekas tersebut untuk terlebih dahulu menemui Fiber di PT. CIS.

Kemudian sekitar pukul 14.00 WIB, 1 unit Trailer dan 1 unit Lori crane tiba di dermaga PT. CIS. Pengemudi trailer dan pengemudi Lori Crane menemui Fiber di PT. CIS, selanjutnya ke-3 unit mesin pesawat bekas tersebut dipindahkan ke atas Trailer dan Lori Crane yang diawasi oleh Fiber.

Sekitar pukul 17.40 WIB, 1 unit Trailer dan 1 unit Lori crane yang mengangkut 3 unit mesin pesawat bekas tersebut keluar dari kawasan Pelabuhan PT. CIS tanpa dilakukan pengecekan lagi oleh TA atas muatan Trailer dan Lori Crane tersebut karena sepengetahuan TA barang tersebut milik PT. ASL Shipyard Indonesia yang satu group dengan PT. CIS.

Laman: 1 2 3 4 5

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2023

To Top
error: Content is protected !!