BATAM – swarakepri.com : Mustafa Kamal, terdakwa kasus narkoba berusaha bunuh diri seusai dituntut 13 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum(JPU), Kamis(12/9/2013) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Batam.
Saat JPU membacakan tuntutan, Mustafa langsung menangis. Upaya bunuh diri kemudian dilakukan Mustafa ketika ia kembali dimasukkan ke sel tahanan yang ada di PN Batam. Mustafa yang diduga stress dengan ancaman hukuman yang dibacakan JPU kemudian membenturkan kepalanya ke tembok berkali-kali lalu masuk kamar mandi yang ada didalam sel tahanan.
Curiga karena selama 15 menit Mustafa tidak kunjung keluar dari kamar mandi, salah seorang temannya sesama tahanan akhirnya mendobrak pintu kamar mandi dan menemukan Mustafa sudah pingsan. Saat ditemukan alat kelamin Mustafa dalam kondisi terikat dengan karet dan nyaris putus.
Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media ini, Mustafa sudah mengikat alat kelaminnya sebelum ia mengikuti persidangan.
Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum(Kasi Pidum) Kejari Batam, Armen Wijaya ketika dikonfirmasi dilokasi kejadian mengaku terdakwa hanya berpura-pura.
” Ia(mustafa,red0 hanya pura-pura saja. Buktinya ketika dibawa ke Rumah Sakit dia langsung sembuh, ujar Armen.
Saat berita ini diunggah Mustafa sudah kembali dimasukkan ke Rumah Tahanan Baloi. (adi)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan update terkini terkait perjalanan kereta…
Menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar berbelanja, Mall @ Alam Sutera kembali memperkenalkan event tematik…
Kirim uang ke luar negeri kini semakin mudah, namun tetap perlu strategi agar biaya tetap…
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat peran strategisnya…
PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat daya saing melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekspansi…
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG)…
This website uses cookies.