Categories: HUKRIM

Tarik Ulur, Rp 120 Milyar Dana Asuransi PNS Batam Rawan Dikorupsi

BATAM – www.swarakepri.com : Pencairan dana asuransi PNS Batam yang jumlahnya diperkirakan sebesar Rp 120 Miliyar kembali mengalami tarik ulur. Meski dengan pihak Asuransi Bumi Asih sudah ada kesepakatan mengenai jumlah dana dicairkan yakni sebesar Rp 120 Miliyar, kini permasalahan justru ada di internal Pemko Batam sendiri.

Berdasarkan informasi yang diperoleh swarakepri dari narasumber terpercaya di lingkungan Pemko Batam, tertundanya pencairan dana asuransi PNS Batam disebabkan oleh adanya perbedaan pendapat antara Walikota dengan Sekda Kota Batam mengenai jumlah dana yang akan dicairkan kepada para PNS.

Dari sebesar Rp 120 Miliyar yang sudah disepakati dengan Bumi Asih, menurut sumber swarakepri tersebut Agussahiman meminta agar 80 persen dari dana tersebut(120 miliyar,red) dibagikan ke para PNS, sementara Walikota Batam hanya bersedia membagikan sebesar 60 persen saja.

Salah seorang PNS yang dimintai komentar terkait hal tersebut kepada swarakepri mengatakan bahwa belum adanya kejelasan mengenai pencairan dana asuransi tersebut sangat berpotensi untuk dikorupsi oleh oknum-oknum pejabat di Pemko Batam.

“Kami Pengawai kecil sangat butuh dana itu. Dan kami harap para petinggi-petinggi di Pemko bijak dan segera mencairkannya,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa minggu depan puluhan PNS direncanakan akan menemui Walikota Batam dan pihak Asuransi Bumi Asih untuk meminta penjelasan mengenai dana asuransi milik ribuan PNS di Batam tersebut.(adi)

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

  • Carut marut dana asuransi PNS di Batam itu buat stres pegawainya.
    Apa sih yang dipikirkan pejabatnya? Ada pula perbedaan pendapat makanya gak dibagi2? Gini deh, pns itu orang bilang makmur, kata siapa? Mau sampai kapan ini mau jadi problem?

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

1 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

3 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

4 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

4 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

5 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

17 jam ago

This website uses cookies.